Aespa Grup K-pop Metaverse Pertama



Nadhifa Sakha Tri Yasmin 

Arjuna?! Salam Sastra!

            Hai sobat Arjuna! Apa kabar? kali ini kita akan membahas salah satu grup K-Pop yang akhir-akhir ini sering dibicarakan karena konsepnya yang unik dan baru di industri musik ini, siapa lagi kalau bukan Aespa. 

             Nama Aespa sendiri berasal dari penggabungan "æ" yang merupakan sebuah simbol atau arti dari "Avatar x Experience" dan "aspek". Girl group asuhan SM entertainment ini menjadi grup K-Pop pertama yang menyatukan dunia nyata dengan dunia metaverse melalui konsep SM Culture Universe (SMCU). Girl group ini dinilai selalu menyuguhkan potongan metaverse melalui avatar yang mendeskripsikan setiap pribadi dari anggota Aespa. 

          Seperti apa yang Lee Sooman katakan selaku founder SM entertainment "Aespa memiliki member sungguhan yang ada di dunia nyata, sedangkan di dunia virtual mereka mempunyai member avatar. Konsep ini menceritakan tentang bagaimana mereka berinteraksi dan berkomunikasi melalui dunia digital, di dalam sebuah tempat antara dunia nyata dan virtual. Di dunia virtual, member sungguhan dan avatar akan saling mendukung dan berperan sebagai asisten terpercaya, juga bersama dengan makhluk lain yang masih misteri. Nantinya, mereka semua akan bisa tampil di dunia nyata dengan member yang asli."

                Aespa sedang memperkenalkan konsep seni metaverse – asli pada para penggemarnya bahwa setiap lagu dan video merupakan bagian lain dari teka-teki. Tujuannya adalah untuk "Menormalisasikan konsep metaverse dan membuat penggemar kami dan orang lain menjadi sedikit lebih nyaman dengan seluruh gagasan itu," kata Giselle. Ini adalah perjalanan yang dapat dilakukan para penggemar dengan meluangkan waktu untuk menonton video Aespa dan menikmati konten mereka, lebih dari sekadar menikmati lagunya. Mereka ingin membuat orang berpikir tentang diri yang kita tampilkan secara online, dan tentang cara kita berinteraksi dengan identitas virtual kita. 

            Grup yang beranggotakan Karina, Giselle, Winter dan Ningning ini bahkan diundang secara resmi dalam Forum Politik Tingkat Tinggi (HLPF) PBB tahun 2022 yang diadakan di Aula Majelis Umum PBB di New York dengan tema yang diangkat oleh HLPF tahun 2022 ini tentang pembangunan berkelanjutan pasca pandemi COVID-19. Aespa dengan unik menyambungkan tema ini dengan metaverse hingga bisa menyampaikan pidato bartajuk "Next Generation to The Next Level". Dalam pidatonya pertumbuhan penduduk yang tinggi dan kondisi bumi yang kian mengkhawatirkan menjadi fokus utama Aespa berbicara di forum ini. Giselle menekankan bahwa Aespa akan terus terhubung dengan generasi berikutnya melalui musik dan mereka akan bekerja untuk mewakili tujuan berkelanjutan dalam dunia nyata dan tentu saja, di dunia metaverse juga. 

Nah, itu tadi sedikit pembahasan menarik tentang Aespa. So, apakah sobat Arjuna tertarik menjadi penggemar mereka?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kunto Aji & Nadin Amizah, Suara dan Makna dalam "Selaras".

Sinopsis Antares, Film Series Yang Diangkat dari Novel Wattpad

Yuk Cari Tahu Lebih Jauh tentang Kartini!