Remas Rokokmu, Raihlah Prestasimu!!
Remas Rokokmu, Raihlah Prestasimu!!
Athaya Hanin Haryono
Arjuna?! Salam Sastra!
Halo Sobat Arjuna! Tahukah kamu bahwa rokok itu berbahaya untuk kita dan sekelilingnya terutama bagi anak anak?
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), persentase anak berusia 10-18 tahun yang merokok mencapai 9,65% pada 2018. Waaahhh banyak sekali ya... Saat ini, perilaku merokok semakin merata, bukan hanya perilaku orang dewasa, tetapi juga telah menjadi gaya hidup para anak anak. Alasan anak anak merokok yaitu coba-coba, gengsi, keingintahuan, sekedar ingin merasakan, kesepian, agar terlihat gaya, meniru orang tua, iseng, menghilangkan ketegangan, agar tidak dikatakan banci, lambang kedewasaan, dan mencari inspirasi. Salah satu faktor meningkatnya jumlah perokok anak adalah mudahnya anak mengakses rokok dengan harga yang terjangkau. Selain itu, di Indonesia seolah rokok sudah menjadi budaya dan dianggap normal. Bahkan merokok juga dianggap keren.
“Peringatan: Rokok Membunuhmu.” Itulah pesan singkat yang terlihat dalam bungkus rokok yang diabaikan begitu saja oleh para perokok. Padahal kandungan yang ada di dalam rokok sangat berbahaya bagi kesehatan. Terdapat kurang lebih 63 bahan kimia yang terdapat di dalam rokok yang dapat menyebabkan kanker paru paru, penyakit jantung, gangguan kehamilan dan janin, serta resiko terkena serangan jantung dan stroke. Kebiasaan rokok tak hanya berbahaya bagi kesehatan, namun juga dapat menurunkan produktivitas para generasi muda.
Nah sobat Arjuna, aku mau berbagi tips yang bisa kita lakukan untuk menghindari aktivitas merokok:
1. Kuatkan niat, bulatkan tekad
2. Hindari berkumpul dengan teman - teman yang sedang merokok
3. Yakinlah, bahwa rokok bukan satu - satunya sarana pergaulan
4. Jangan malu mengatakan bahwa diri kita bukan perokok
5. Perbanyak mencari informasi tentang bahaya rokok
6. Hindari sesuatu yang terkait tentang rokok ( sponsor, iklan, poster, rokok gratis )
7. Lakukan hal - hal positif lainnya, seperti olahraga dan membaca
Sering kita jumpai banyak anggapan di dunia remaja bahwa jika tidak merokok itu tidak gaul, tidak keren, tidak mempunyai teman banyak, serta juga ada anggapan bahwa “ra ngrokok ra lanang”. Nah mindset tersebut harus kita ubah bahwa kita bisa mempunyai teman banyak meskipun tidak merokok, kita bisa gaul meskipun tidak merokok, kita bisa hidup keren tanpa rokok lho..
Marilah kita bersama berkomitmen untuk berhenti merokok, bertekad untuk meningkatkan kesehatan, menyelamatkan generasi muda sekarang dan masa mendatang, dan melindungi lingkungan dari asap rokok menjadi tanggung jawab pribadi dan tanggung jawab bersama dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.
Nah, sekarang kalian tau kan apa yang harus kita lakukan untuk menghindari segala bentuk aktivitas merokok? Jadi, yuk bersinergi bersama untuk menciptakan “Generasi Keren Tanpa Rokok”. Gaungkan semboyan REMAS ROKOKMU, RAIHLAH PRESTASIMU! Kita generasi Indonesia, kita keren tanpa rokok.
Komentar
Posting Komentar