Ada Alien Telur Dadar dari Bumi?
Nadhifa Sakha Tri Yasmin
Arjuna?!
Salam Sastra!
Hai sobat Arjuna! Pembahasan kali ini tentang makhluk-makhluk aneh yang bersatu
membentuk gumpalan lendir sampai ada yang menyebutnya dengan Alien telur dadar.
Sebenarnya, makhluk kuning yang aneh itu apa, sih? Cari tahu yuk!
Gumpalan lendir tersebut bukan Alien, namun slime mold atau jamur lendir. Para peneliti memasukkannya kedalam keluarga protista karena ternyata jamur lendir ini bukanlah jamur dan makhluk ini juga bukan bagian dari hewan atau tumbuhan loh...
Karena bentuknya mirip jamur dan
juga berlendir maka dari itu makhluk ini disebut jamur lendir. Ada lebih dari
900 spesies jamur lendir di dunia. Diperkirakan jamur lendir sudah hidup
sebelum hewan dan tumbuhan ada di bumi yakni sekitar milyaran tahun yang lalu.
Jamur lendir ini ternyata suka
membantu pembusukan makhluk hidup yang lain loh, tidak heran jika makhluk ini hidup
di kayu dan daun-daun busuk, permukaan tanah yang lembab, dan lainnya. Bakteri
merupakan makanan favoritnya.
Saat lapar, para protista akan
bersatu dan membentuk sesuatu yang benar-benar aneh. So, teman-teman jangan
heran kalau makhluk ini biasa disebut dengan Alien bumi. Contohnya, spesies Physarum
polycephalum. Spesies itu terdiri dari sekitar 20.000 jamur lendir yang
bersatu hingga membentuk gumpalan lendir berwarna kuning yang ukuran
diameternya antara 3 cm sampai 30 cm dengan tebal 3 cm sampai 5 cm. Sedangkan
spesies Fulligo septica biasanya membentuk lembaran kuning yang cukup
lebar. Jika kalian perhatikan kumpulan Fulligo septica yang kelaparan
itu mirip seperti telur dadar.
Masih ada lagi keanehan jamur
lendir. Ia punya sulur-sulur! Misalnya, Physarum polycephalum tadi
mencari makan dengan mengeluarkan sulur sulur. Awalnya, bentuknya seperti
gumpalan tetapi lama kelamaan dalam beberapa jam, sulurnya akan keluar dari
gumpalan. Kemudian, menjalar membentuk jalur-jalur untuk mendekati makanan.
Tidak sampai situ saja keanehan
jamur lendir, makhluk ini ternyata juga bisa bergerak. Misalnya si gumpalan
kuning spesies Physarum polycephalum. Sulur-sulurnya bergerak perlahan
lalu merangkak mencari makan. Tetapi jangan khawatir karena kecepatannya hanya
sekitar 1 mm perjam. Para peneliti mendapatkan ide setelah melihat jalur dari
sulur-sulur jamur lendir tadi karena dapat dijadikan panduan membuat jalur
jalan raya dan jalur kereta api.
Wah ternyata enggak perlu ke luar angkasa
untuk mencari Alien karena di bumi kita juga sudah ada makhluk kuning aneh yang
ternyata adalah protista. Hihihi lucu, ya!

Komentar
Posting Komentar