Mengatasi Toxic Relationship

Resty Amelia Putri


Arjuna? Salam sastra!

Halo sobat Arjuna! Gimana nih kabar kalian? Semoga selalu dalam keadaan baik, ya. Pada kesempatan kali ini, pembahasan kita cukup menarik, loh. Ada ga sih dari kalian yang terjebak toxic relationship dan ga bisa memutuskan? Atau malah beberapa dari kalian tidak menyadari bila terjebak toxic relationship? Jangan dibiarkan terlalu lama, karena toxic relationship bisa sangat berbahaya.

Toxic relationship adalah istilah untuk menggambarkan suatu hubungan tidak sehat yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan fisik maupun mental seseorang. Hubungan toxic tidak hanya dialami oleh sepasang kekasih, namun juga dalam lingkungan antarteman, rekan kerja, sampai keluarga bisa mengalami toxic relationship.

 Dikatakan toxic relationship apabila suatu hubungan memiliki sisi negatif yang berkepanjangan dan membuat salah seorang dalam hubungan itu merasa tertekan dan tidak bisa bebas. Mereka mengira tidak akan ada orang lain lagi yang mau menemani dan mengerti keadaan dirinya, sehingga dia enggan kehilangan sosok yang saat ini bersama dia dan memilih bertahan pada hubungan tersebut.

Bukannya membuat bahagia, hubungan yang toxic justru membuat kamu gelisah, stres dan ketakutan apabila dibiarkan terlalu lama. Seseorang yang terlanjur terjebak dalam hubungan ini akan sulit untuk keluar. Namun bukan berarti mereka tidak bisa mengakhiri hubungan tersebut. Beberapa cara untuk lepas dari toxic relationship diantaranya:

1. Berani katakan tidak

Sering kali dari kebanyakan orang yang terjebak toxic relationship selalu mengiyakan semua perkataan dan kemauan pasangannya dengan dalih jika tidak dilakukan maka dia akan pergi. Padahal itu hanyalah suatu ancaman yang tidak pernah kamu sadari karena hati dan pikiranmu sudah tertutup dengan ketakutan kehilangan dia. Mulai sekarang katakan tidak untuk sesuatu yang memang kamu tidak mau. Jangan terus menuruti dia karena dia akan terus mencari celah kesalahanmu.

2. Berani menyatakan pendapat

Dalam suatu hubungan seharusnya saling mendengarkan dan memberi dukungan, bukan malah membungkam suaramu dan hanya menyuruhmu untuk mengikuti apa yang dia katakan. Berusahalah untuk mengakatan apapun yang ingin kamu katakan, jangan pernah merasa takut meski lawan bicaramu selalu menggertak. Kamu akan lebih lega ketika berhasil mengatakan semua unek-unekmu. 

3. Jangan menghindari konflik

Tidak jarang dari kita lebih memilih tidak memperpanjang masalah dan malah mencoba memakluminya. Padahal yang seharusnya dilakukan adalah menghadapi masalah yang terjadi. Saling berkomunikasi adalah kunci terpenting dalam sebuah hubungan.

4. Mulailah ciptakan bahagia sendiri

Mulailah untuk menciptakan sesuatu yang membuatmu bisa tersenyum meski hal itu sederhana. Jangan menggantungkan bahagia pada orang lain. Juga jangan mencari bahagia, karena bahagia hanya bisa diciptakan oleh diri sendiri. Tinggal kita mau atau tidak untuk bahagia.

5. Minta bantuan 

Bila hubunganmu sudah sangat tidak sehat, semisal ada yang bermain fisik sampai melukaimu. Jangan takut untuk meminta bantuan kepada orang lain. Jangan takut dengan segala ancaman yang dia berikan, karena dia hanya bisa menggertak dan membuatmu tambah takut. Malah jika kamu berani minta bantuan kepada orang lain maka kamu bisa lepas dari pasanganmu yang toksik dan dia tidak akan bisa melukaimu lagi.

Itulah beberapa usaha yang bisa dilakukan untuk lepas dari toxic relationship. Bila sobat Arjuna merasa terjebak dalam toxic relationship segeralah menyadari dan memutuskan hubungan tersebut sebelum fisik dan mental tambah terluka.


  

  

  



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kunto Aji & Nadin Amizah, Suara dan Makna dalam "Selaras".

Sinopsis Antares, Film Series Yang Diangkat dari Novel Wattpad

Yuk Cari Tahu Lebih Jauh tentang Kartini!