Siapa Taliban dan Mengapa Menguasai Daerah Afghanistan?




Salsabila Brillian Adityas 

25 Agustus 2021 


Arjuna?! Salam Sastra!

   Hai sobat Arjuna! Bagaimana kabar kalian? Semoga senantiasa dalam kondisi sehat dan tidak kurang suatu apapun. Di masa PPKM ini harus tetap semangat dan terus produktif ya! Tetap terapkan protokol kesehatan di mana pun kita berada untuk melindungi diri dan orang sekitar. Stay health!

     Owh iya sobat, akhir-akhir ini media sosial sedang ramai oleh pemberitaan jatuhnya negara Afghanistan ke tangan kekuasaan kelompok Taliban. Bahkan kata "Taliban" dan "Afghanistan" juga menempati jajaran puncak trending topik di Twitter Indonesia pada beberapa hari lalu dengan jutaan twit loh! Tapi sebenarnya siapa sih Taliban itu?

      Dikutip dari BBC.com, Taliban berdiri sekitar awal 1900-an. Dalam bahasa Pashto, “Taliban” memiliki arti “pelajar”. Hal ini merujuk pada anggota kelompok yang pernah belajar di bawah Mullah Omar. Mullah Omar sendiri merupakan pendiri Taliban dan menjadi komandan pasukan mujahidin untuk mendorong Uni Soviet keluar dari Afghanistan pada tahun 1989. Pada mulanya Ia membentuk Taliban dengan 50 pengikutnya untuk menentang ketidakstabilan, korupsi, dan kejahatan di Afghanistan. Janji mereka adalah memulihkan perdamaian dan keamanan, serta menegakkan syariah atau hukum Islam versi mereka setelah berkuasa. 

  Pada 1990-an, Taliban mulai mengonsolidasikan kekuatan dan merebut beberapa wilayah dalam perang saudara melawan pasukan pemerintah dan milisi yang dipimpin oleh panglima perang setempat. Pada tahun 1996 para militan Taliban berhasil menguasai Kabul, memaksa presiden saat itu untuk melarikan diri, dan mengantarkan periode kekuasaan Taliban di seluruh negeri. Namun sebagian kecil wilayah negara itu tetap berada di luar kendali Taliban. Sebagian besar negara lain juga menolak mengakui pemerintahan Taliban. 

      Lalu mengapa Taliban menguasai daerah Afganistan?Pada masa lalu Taliban menguasai Afganistan karena bertujuan untuk memaksakan interpretasi mereka terhadap hukum Islam di negara itu, dan menghilangkan pengaruh asing. Taliban memberlakukan berbagai hukum Islam esktrem bagi para warganya, seperti larangan keluar rumah tanpa muhrimnya, bagi wanita diharuskan mengenakan burqa yang menutup wajah hingga ujung kaki, dan anak perempuan dilarang menempuh pendidikan. Musik, tontonan televisi yang tidak sesuai ajaran agama pun juga dilarang. Hukuman fisik seperti potong tangan bagi pencuri, hukum cambuk dan rajam sampai mati di depan umum bagi orang yang melakukan perzinaan juga diberlakukan. Taliban juga menghancurkan patung Budha Bamiyan yang berusia 1.500 tahun yang dianggap musyrik.

       Dan kini mereka kembali ke Afganistan dan berjanji untuk tidak melakukan balas dendam terhadap lawan-lawan mereka di Afghanistan. Pihaknya juga berjanji akan membangun rezim yang 'berbeda' dari masa kepemimpinan Taliban pada 1996-2001 yang terkenal dengan kematian rajam dan melarang perempuan bekerja dengan laki-laki.

     Nah itu tadi penjelasan singkat mengenai pemberitaan Taliban yang sedang ramai diperbincangkan baru-baru ini. Terdapat juga pro dan kontra dalam menanggapi situasi yang terjadi di Afganistan saat ini. Semoga saja segera menemukan titik terangnya ya! Salam damai!



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kunto Aji & Nadin Amizah, Suara dan Makna dalam "Selaras".

Sinopsis Antares, Film Series Yang Diangkat dari Novel Wattpad

Yuk Cari Tahu Lebih Jauh tentang Kartini!