Sekolah Tatap Muka Dimulai Bulan Juli, Apakah Sudah Pasti?



Khansa Dahayu Nariswari

8 Juni 2021


Arjuna?! Salam sastra!

Hai sobat arjuna! Apa kabar nih? Semoga sehat-sehat selalu ya dan terus semangat dalam menjalani hari. Oh iya, gimana nih sekolah online nya? Seru-seru aja atau sudah bosan karena nggak bisa ketemu teman-teman? Pasti ada yang sudah nggak sabar juga nih mau ikut kegiatan organisasi yang selama ini dilaksanakan secara daring. Nah, ada kabar baik nih buat teman-teman semua, katanya bulan Juli kita sudah mulai sekolah tatap muka lho! Berikut ini akan disampaikan ulasan mengenai sekolah tatap muka, simak yuk!

Menurut keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, sekolah tatap muka akan dimulai di bulan Juli 2021. Dikutip dari kompas.com, “Hampir 80 persen sudah ingin tatap muka. Karena juga sudah lebih percaya diri dengan protokol kesehatan,” jelas Nadiem Makarim. Nadiem juga mengatakan  bahwa dengan kebijakan prioritas vaksin oleh para guru, sudah waktunya pembelajaran kembali dilakukan di sekolah. Dengan hal ini, para orang tua memiliki hak mutlak untuk menentukan apakah putra atau putrinya boleh mengikuti pembelajaran tatap muka atau tidak. Nah, jadi pemerintah sudah menyetujui nih!

Namun, setiap keputusan pasti mengundang pro dan kontra masyarakat. Banyak yang menyetujui keputusan Nadiem Makarim, namun ada juga yang tidak. Dikutip dari jpnn.com, Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) meminta pemerintah tidak memaksakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada Juli 2021 secara serentak. Mengingat angka positif kasus Covid 19 di Indonesia masih tinggi dan munculnya varian baru virus Covid B.1.1.7 yang penularannya lebih cepat dan ganas. Menurut Satriawan, harus ada dua indikator mutlak sekolah bisa dimulai tatap muka di awal tahun ajaran baru Juli 2020 nanti, yaitu tuntasnya vaksinasi guru dan tenaga kependidikan serta pemenuhan daftar periksa kesiapan sekolah tatap muka yang berjumlah 11 item.

Daftar periksa yang harus dipenuhi antara lain, ketersediaan fasilitas kesehatan, pemetaan warga satuan pendidikan, misalnya yang memiliki comorbid. Namun hingga kini, hanya 54,36 persen sekolah yang baru mengisi. Padahal, jumlah sekolah secara nasional adalah 535.782, dan masih ada 45,64 persen sekolah yang belum merespons daftar periksa kesiapan sekolah tatap muka ini. Semoga saja sekolah-sekolah tersebut segera merespons yaa…

Nah itulah ulasan mengenai keputusan dan pro kontra masyarakat dalam merespons pengadaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bulan Juli nanti. Terkait sudah pasti atau tidaknya kita tunggu keputusan selanjutnya saja ya, dan semoga keadaan segera membaik. Tetap patuhi protokol kesehatan agar kita semua tidak tertular virus Covid-19 ya teman-teman!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kunto Aji & Nadin Amizah, Suara dan Makna dalam "Selaras".

Sinopsis Antares, Film Series Yang Diangkat dari Novel Wattpad

Yuk Cari Tahu Lebih Jauh tentang Kartini!