Melonjaknya Kasus di India, Final Belum Ditentukan
Kayla Aura Sakinadhia Irstiadi
06 Mei 2021
Arjuna?! Salam Sastra!
Apa kabar semua? Semoga semuanya dalam keadaan yang baik- baik saja, ya.
Pada kali ini kita akan membahas lagi si virus corona yang menemani kehidupan kita dua tahun terakhir. Bosan rasanya mendengar kata corona yang tidak kunjung pergi dari bumi kita. Sudah jutaan nyawa yang menjadi saksi nyata akan mengerikannya virus ini.
Akhir- akhir ini dunia digemparkan karena meledaknya kasus COVID-19 di India. Pada tanggal 29 April kemarin, Negeri Bombay itu harus menerima 396.555 kasus per hari dan jumlah kenaikan kasus ini diperkirakan akan semakin meningkat setiap harinya. Jika malapetaka gelombang kedua ini kian meningkat, India akan menggeser Amerika Serikat sebagai predikat negara dengan kasus COVID-19 terbanyak di dunia. Saat ini seluruh rumah sakit di India kelebihan kapasitasnya, kekurangan tenaga medis dan peralatan kesehatan membuat negara itu saat ini membutuhkan pertolongan. Saat ini banyak pasien yang seharusnya bisa terselamatkan, tidak mendapatkan penanganan dengan tepat sampai meninggal dunia.
Berbagai tempat seperti ruang parkir dijadikan lokasi dadakan untuk melakukan kremasi jenazah. Sedangkan penggali kubur bekerja 24 jam karena kasus kematian terus melonjak. Dan untuk kedua kalinya India menerapkan sistem lockdown untuk mengurangi melimpahnya penyebaran COVID-19 ini.
Maka semua harus dimulai dari diri sendiri. Karena kesadaran akan pentingnya protokol kesehatan tidak ada gunanya, jika kita tidak melaksanakannya. Apalah gunanya pencegahan dilakukan jika sudah terpapar? Peningkatan kasus di India ini harus dijadikan pelajaran, bahwa bukan saatnya kita lengah dalam masalah kesehatan. Jangan jadikan penurunan kasus COVID-19 membuat kita meninggalkan kebiasaan kehidupan sehat. Karena tidak menutup kemungkinan bahwa kita akan disapa oleh malapetaka COVID-19 gelombang kedua.
Untuk itu, mari kembalikan kesadaran bahwa pandemi ini belum selesai. Final belum ditentukan, bukan saatnya bersantai dibawah kata sehat. Katakan tidak pada COVID-19 untuk kita semua!

Komentar
Posting Komentar