Malaikat Tak Bersayap Di Antara Para Demonstran
Halisyah Bunga
Arjuna?! Salam sastra!
Hai sobat arjuna! Apa kabar? Semoga sehat-sehat semua ya. Keep healty and stay at home. Jangan lupa untuk selalu update mengenai kabar-kabar terbaru dan meningkatkan literasi baca kita.
Oiya, Baru-baru ini, Media sosial sedang ramai membicarakan mengenai kondisi negara Myanmar dan membahas apa yang sebenarnya sedang terjadi disana. Negara yang memiliki sebutan Negeri Seribu Pagoda itu ternyata sedang dilanda keributan atau demonstrasi anti-kudeta.
Kira-kira apakah penyebab terjadinya demonstrasi anti-kudeta di Myanmar?
Penyebab terjadinya demonstrasi anti-kudeta di Myanmar ini adalah junta militer yang merebut kendali pemerintahan pada 1 Februari 2021, Setelah Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) yang dipimpin oleh Aung San Suu Kyi mendapat suara yang lebih unggul untuk membentuk suatu pemerintahan. Pihak junta militer yang mendukung oposisi, menuntut pemungutan suara ulang dan mengklaim kemenangan yang terjadi sebagai penipuaan.
Sementara itu, komisi pemilihan mengatakan tidak ada bukti yang mendukung klaim tersebut. Kudeta sendiri terjadi saat sesi baru parlemen akan dibuka. Saat ini, Aung San Suu Kyi berada dalam tahanan rumah. Sejumlah pejabat NLD yang lain juga tengah ditahan.
Dalam demonstrasi ini mengakibatkan salah seorang gadis bernama Angel atau yang dikenal dengan Kyal Sin tertembak dengan sangat tragis. Kisah ini bermula pada hari Rabu, 3 Maret 2021. Semua berjalan baik-baik saja, sampai para pelaku militer menembakkan gas air mata ke arah para demonstran. Angel, seorang gadis berusia 19 tahun itu dengan berani menolong para demonstran lain. Tidak ada rasa takut atau ragu yang terpampang di wajahnya. Dengan kaos yang bertuliskan "Everything Will Be OK" seolah menjadi harapan bagi gadis cantik dan berani itu. Namun naas, Tuhan berkehendak lain, dirinya justru meninggal karena terkena tembakan di kepala.
Saat ditemukan tewas, Angel meninggalkan pesan di sebuah plastik anti air. Ia menuliskan golongan darahnya, yaitu B. Hal itu ia lakukan untuk mendonorkan darahnya bagi orang-orang di luar sana yang membutuhkan.
Tidak hanya itu, ia juga menuliskan pesan ingin mendonorkan organ dalamnya. "Jika saya terluka dan tidak dapat kembali ke kondisi yang baik, tolong jangan selamatkan saya. Saya akan memberikan bagian tubuh tubuh saya yang berguna kepada seseorang yang membutuhkan," tulis Angel.
Ternyata begitu besar pengorbanan yang Angel berikan untuk negaranya. Angel bukan hanya sebuah nama, tetapi juga menggambarkan dirinya sebagai malaikat yang tak bersayap.

Komentar
Posting Komentar