Apa Itu Black Hole?

Apa Itu Black Hole?

Halo sobat arjuna?!!
Salam sastra!
Di artikel kali ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang lubang hitam atau black hole.
Jadi, apa itu black hole? Let's check it out

A. Black Hole??
Sebuah Black Hole adalah suatu area di ruang angkasa dimana gaya gravitasi begitu kuatnya sehingga tidak ada satupun materi di sekitarnya yang dapat lolos dari tarikannya. Saya mengatakan “semua materi” karena cahayapun tidak dapat lolos dari tarikan gaya gravitasi Black Hole! Itulah mengapa Black Hole tidak dapat dilihat karena sebuah obyek dikatakan visible atau dapat dilihat jika obyek tersebut memantulkan cahaya yang dapat ditangkap oleh syaraf penglihatan. Bagaimana Black Hole dapat dilihat jika alih-alih memantulkan cahaya, cahayapun juga diserap habis!

B. Ukuran Black Hole
Black Hole ternyata terdiri dari berbagai macam ukuran; kecil, sedang, dan besar. Menurut para ilmuwan, Black Hole yang kecil hanya terdiri dari satu buah atom. Walaupun hanya terdiri dari sebuah atom, sebuah Black Hole yang terkecilpun memiliki massa yang sangat besar, yang tidak sebanding dengan ukurannya. Sebagai analogi bayangkan satu buah atom Black Hole memiliki massa sebesar massa gunung! Kebanyakan Black Hole tidak berukuran kecil. Sebagian besar Black Hole disebut dengan “Bintang Black Hole”. Sebuah Bintang Black Hole dapat memiliki massa yang sebanding dengan 20 kali lebih massa matahari! Sangat mengerikan bukan? Dalam sebuah galaksi kemungkinan terdapat banyak Black Hole, mengingat satu galaksi saja terdiri dari ratusan milyar bintang.

C. Bagaimanakah terbentuknya?
Para astronom berpendapat bahwa Black Hole terkecil terbentuk bersamaan dengan terbentuknya alam semesta. Hal ini tidak lepas dari apa yang dinamakan dengan “Ketidakseimbangan Hidrostatis”. Lawan dari ketidakseimbangan hidrostatis adalah keseimbangan hidrostatis dan hal ini didefinisikan sebagai tekanan pelepasan energi bintang ke luar yang setara dengan tekanan gravitasi bintang ke dalam. Ketidakseimbangan hidrostatis terjadi ketika bahan bakar hidrogen bintang telah habis sehingga reaksi termonuklir (reaksi yang mengubah hidrogen menjadi helium) terhenti. Reaksi termonuklir terhenti berarti pelepasan energi bintang terhenti pula sedangkan tekanan gravitasi tetap ada.
Akibatnya massa bintang akan tersedot terus ke pusat bintang sehingga inti bintang akan menjadi sangat padat. Mengapa sangat padat? Karena seluruh massa materi bintang berkumpul di sana. Nah, suatu saat pusat bintang tidak akan sanggup menahan tekanan massa bintang yang terus terjadi dan bintang akan meledak.

D. Mendeteksi Black Hole
Nah, ketika sebuah bintang berada dekat sebuah Black Hole maka akan terjadi suatu energi cahaya tinggi.  Sebuah energi tentu tidak dapat dilihat, begitu juga dengan energi cahaya ini. Energi ini hanya dapat dideteksi dengan teleskop luar angkasa khusus.

Semoga penelitian di bidang astrofisika makin maju ya, supaya kita makin mengetahui segala sesuatu tentang alam semesta ini. Dengan mengetahui segala fakta luar biasanya alam semesta, kita akan makin sadar bahwa setiap kita hanya sebagian kecil, lebih kecil dari titik, jika dibandingkan jagat raya yang belum diketahui batasnya.
Sekian,semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua.

Komentar

  1. Bosan tidak tahu mau mengerjakan apa pada saat santai, ayo segera uji keberuntungan kalian
    hanya di D*E*W*A*P*K / Whatshapp : +85587781422
    dengan hanya minimal deposit 10.000 kalian bisa memenangkan uang jutaan rupiah
    dapatkan juga bonus rollingan 0.3% dan refferal 10% :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kunto Aji & Nadin Amizah, Suara dan Makna dalam "Selaras".

Sinopsis Antares, Film Series Yang Diangkat dari Novel Wattpad

Yuk Cari Tahu Lebih Jauh tentang Kartini!